Faktor Dan Penyakit Yang Bisa Menyebabkan Keguguran - Kalau sebelumnya admin membahas tentang berbagai macam makanan yang wajib dikonsumsi ibu hamil, mengenai pantangan makanan ibu hamil, mengenai resiko keguguran untuk ibu hamil, kali ini admin akan membahas tentang berbagai macam penyakit yang bisa menyebabkan keguguran untuk ibu hamil
Berikut penyakit yang bisa menyebabkan keguguran yang wajib anda ketahui:
1.Tokso
Tokso merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus toksoplasma. Hal ini banyak yang menyebabkan ibu hamil menjadi keguguran. Bahkan jika sampai bayi tersebut dilahirkan, bayi akan mengalami kecacatan atau bahkan kematian. Ibu dengan virus ini harus menjalani terapi medis maupun terapi herbal. Dalam kondisi yang lain.
2.Rubella
Rubella merupakan virus yang bisa menyebabkan kondisi janin di dalam kandungan terkena campak. Rubella disebut juga dengan campak. Bayi dengan virus ini tidak mampu bertahan di dalam kandungan. Rubella yang ada di dalam kandungan disebut dengan rubella kongenital yang bisa menyebabkan keguguran dan bayi lahir cacat. Misalnya saja bayi mengalami masalah pendengaran, penglihatan, jantung dan komplikasi lainnya. Rubella kongenital tidak bisa diobati.
3. Usia
Usia Wanita dengan usia tua sangat rentan untuk hamil dan juga melahirkan. Wanita yang rentan untuk keguguran adalah wanita yang mengandung di usia 30 tahun ke atas. Oleh sebab itu wanita dengan usia di atas 30 tahun sebaiknya konsultasi kehamilan kepada dokter kandungan jika ingin hamil lagi. Hal ini tidak terjadi pada wanita dengan kehamilan pertama saja namun bisa terjadi pada wanita dengan kehamilan yang ke sekian.
Berikut resiko dari bayi kalau usia ibu yang sudah banyak :
-.pada Usia 30-34
Tingkat keguguran adalah 11,7 persen.
-.Pada usia 30 risiko memiliki bayi dengan Down syndrome adalah 1 dari 952, dan bayi dengan kelainan kromosom, 1 dari 385.
-. Pada Usia 34-40
Tingkat keguguran mendekati 18 %
Tingkat kematian janin dua kali lebih rentan dibandingkan hamil di bawah usia tersebut
-. Pada Usia 40-44
1 dari 106 lahir dengan sindrom Down (usia 40)
1 dari 66 lahir dengan kelainan kromosom (usia 40)
1 dari 38 lahir dengan sindrom Down (usia 44)
1 dari 26 lahir dengan kelainan kromosom (usia 44)
-. Pada Usia 45-50
> 50% keguguran sebelum 20 minggu
Kelainan kromosom 1 dari 30 kelahiran (45 tahun)
Down sindrom 1 dari 21 (45 tahun)
Kelainan kromosom 1 dari 11 kelahiran (49tahun)
Down sindrom 1 dari 8 (49 tahun)
4. Resiko hamil Di Bawah Usia 20 Tahun
Sudah digalakkan untuk anak remaja agar tidak menikah muda begitu pula dilarang untuk berhubungan seksual di bawah usia 20 tahun. Larangan tersebut bukan karena tanpa alasan namun memiliki alasan yang kuat. Alasannya adalah jika hamil dengan usia yang sangat muda, dinding rahim belum terlalu kuat untuk menopang embrio. Selain itu rahim juga belum siap untuk menerima kehamilan.
Risiko yang didapatkan pada kehamilan kurang umur yaitu:
Kelahiran prematur
Bayi memiliki berat badan lahir yang kurang
Terjadinya plasenta previa, plasenta menempel dengan rahim
Hipertensi saat hamil
toksemia, Meningkatnya tekanan darah dan kadar protein dalam urin
5. Infeksi
Wanita yang memiliki infeksi HPV atau infeksi jamur akan rentan terkena keguguran. Infeksi HV bisa menyerang kandungan sehingga menyebakan keguguran atau lahir prematur. Sedangkan infeksi jamur yang menempel pada lapisan rahim bisa masuk dan menyerang rahim akibatnya janin akan mudah gugur.
Cara mencegah infeksi pada ibu hamil :
Jangan pernah konsumsi daging mentah atau tidak matang
Wajib hindari konsumsi telur setengah matang
Cuci dengan bersih semua makanan / sayuran / buah yang anda konsumsi
Hindari kontak dengan hewan peliharaan
6. Jarak Kehamilan Yang Dekat
Jarak kehamilan minimal adalah dua tahun dari kehamilan sebelumnya. Jika terjadi kurang dari itu janin akan mudah gugur karena kondisi rahim belum pulih benar. Untuk tidak heran dokter merekomendasikan jarak kehamilan yang masuk akal agar tidak terhindar dari berbagai masalah kehamilan.
Persalinan Caesar, disarankan minimal hamil lagi setelah 2 tahun
Persalinan normal, disarankan minimal 1 tahun setelah melahirkan.
7. Pernah Keguguran
Jika anda adalah seorang wanita yang pernah mengalami keguguran akan rentan untuk terkena keguguran kembali. Hal ini dikarenakan kondisi fisik dan rahim anda mendukung untuk terjadinya hal tersebut. Jika anda pernah mengalami riwayat ini sebaiknya menceritakan secara detil pada dokter kandungan. Dengan pemeriksaan lebih lanjut maka anda akan diberi panduan yang benar agar terhindar dari keguguran kedua.
8. Gaya Hidup
Gaya hidup tidak sehat yang dilakukan wanita akan memicu keguguran dua kali lipat dibandingkan dengan wanita yang menerapkan pola hidup sehat. Gaya hidup yang menyebabkan keguguran adalah :
Merokok
Mengkonsumsi Alkohol.
Mengkonsumi obat-obatan misal obat tidur, heroin dan narkoba.
Begadang setiap hari.
Dimikian artikel mengenai hal yang bisa membuat keguguran pada ibu hamil terimakasih telah berkunjung, baca juga artikel kami mengenai Pantangan Makanan Untuk Ibu Hamil.
